sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

√ Artikel Jenis-Jenis Sistem Informasi dan Klasifikasinya [Lengkap]

jenis-jenis-sistem-informasi

jenis-jenis-sistem-informasi

Jenis-Jenis Sistem Informasi-adalah suatu sistem pada sebuah organisasi yang berperan untuk mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan strategi kegiatan.

Sistem ini berjalan dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu sesuai dengan laporan yang diperlukan.

Sistem informasi merupakan suatu perkumpulan atau perpustakaan data yang terorganisasi beserta tatacara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari pada sekedar penyajian.

Istilah tersebut bermakna suatu maksud yang ingin dicapai dengan jalan memilih dan mengatur data serta menyusun cara penggunaanya.

Faktor Keberhasilan Sistem Informasi

Faktor Keberhasilan Sistem Informasi
Faktor Keberhasilan Sistem Informasi

Keberhasilan sistem informasi dapat diukur berdasarkan maksud pembuatanya dengan dasar tiga faktor utama, yaitu :

  • Keserasian mutu data.
  • Pengorganisasian data.
  • Tatacara penggunaanya.

Maka untuk memenuhi permintaan dan penggunaan tertentu, struktur dan cara kerja jenis-jenis sistem informasi berbeda, tergantung dari jenis keperluan atau jenis permintaan yang harus dipenuhi.

Klasifikasi Sistem Informasi

klasifikasi jenis sistem informasi
klasifikasi jenis sistem informasi

Ada berbagai macam cara untuk mengelompokkan sistem informasi. Klasifikasi yang umum dipakai antara lain berdasarkan:

  • Level Organisasi.
  • Area Fungsional.
  • Dukungan Yang tersedia.
  • Aktivitas Manajemen.
  • Arsitektur Sistem.

Selain itu, juga banyak dijumpai sistem informasi strategis dan sistem informasi geografis.

Sistem Informasi Menurut Level Organisasi

Sistem Informasi Menurut Level Organisasi
Sistem Informasi Menurut Level Organisasi

Berdasarkan Level organisasi, sistem informasi dikelompokkan sebagai berikut :

1. Sistem Informasi Departemen.

Sistem informasi departemen adalah sistem informasi yang hanya diterapkan dalam sebuah departemen.

Contohnya adalah, aplikasi pemantau kinerja pegawai yang digunakan departemen SDM.

2. Sistem Informasi Perusahaan.

Sistem informasi perusahaan adalah sebuah sistem terpaduyang dapat dipakai sejumlah departemenbersama-sama.

Contohnya adalah sistem informasi perguruan tinggi.

3. Sistem Informasi Antarorganisasi.

Sistem informasi antarorganisasi adalah sistem informasi yangmenggabungkan dua organisasi atau lebih.

Contohnya adalah, sistem informasi reservasi pesawat terbang.

Sistem Informasi Fungsional

Sistem Informasi Fungsional
Sistem Informasi Fungsional

Sebuah organisasi memiliki sejumlah area fungsional beserta tugasnya yang dapat diklasifisikan seperti berikut :

Area fungsional penjualan atau pemasaran, tugasnya adalah Menangani penjualan dan pemasaran produk/jasa yang dihasilkan perusahaan.

Area fungsional manufaktur (produksi), tugasnya adalah menghasilkan produk.

Area fungsional keuangan, bertugas mengelola aset-aset keuangan perusahaan.

Area fungsional akuntansi, bertugas memelihara rekaman-rekaman transaksi keuangan dalam perusahaan.

Berdasarkan area fungsional di atas, dikenal sebagai sistem informasi fungsional, yaitu sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi terhadap kelompok orang pada bagian tertentu dalam perusahaan.

Berikut adalah sistem informasi fungsional yang umum digunakan:

1. Sistem Informasi Akuntansi.

Sistem informasi akuntansi adalah kumpulan rancangan sumber daya untuk mentransformasikan data keuangan menjadi bentuk informasi.

Sistem informasi ini merupakan jenis yang paling tua dan paling banyak digunakan dalam bisnis.

Berikut adalah contoh sub-sistem yang terdapat pada sistem informasi akuntansi:

  • Pemrosesan pesanan penjualan atau pengolahan penjualan.
  • Menangani pemrosesan sediaan perubahan dalam sediaan dan meberikan informasi pengiriman dan pemesanan kembali.
  • Pembukuan, mengkonsolidasikan data dari sistem akuntansi yang lain dan menghasilkan laporan bisnis secara periodic dalam buku besar.

2. Sistem Informasi Keuangan.

Sistem ini digunakan untuk mendukung manajer keuangan dalam pengambilan keputusan keuangan perusahaan dan pengendalian serta pengalokasian sumber daya keuangan dlm perusahaan.

Berikut adalah sub-sistem yang terdapat pada system informasi keuangan:

  • Intelijenk, mengidentifikasi sumber sumber keuangan eksternal yg dapat memberi pemasukan dana pada perusahaan.
  • Audit Internal, menangani hasil audit secara internal.
  • Pemrosesan Transaksi, menghasilkan data-data keuangan.
  • Manajemen Dana, membantu pengelolaan aset perusahaan.

3. Sistem Informasi Manufaktur.

Jenis sistem ini adalah sistem yang mengendalikan seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses produksi barang dan jasa.

Berbagai istilah sering digunakan untuk pengganti sistem informasi manufaktur, diantaranya adalah:

  • ROP (Reorder Point).

Sistem yang memutuskan pembelian berdasarkan tittik pemesanan kembali

  • MRP (Material Requirements Planning).

Merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang dperlukan dalam proses produksi.

  • MRP II(Material Resources Planning).

Memadukan MRP dan membuat jadwal operasi dan produksi pada bengkel kerja.

4. Sistem Informasi Pemasaran.

Jenis sistem ini adalah sistem yang menyediakan informasi mengnai pemasaran yang medukung keputusan terkait bauran pemasaran.

5. Sistem Informasi SDM

Jenis sistem ini adalah sistem informasi yang terkait dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia Perusahaan.

Berikut adalah contoh sub-sistem yang terdapat pada sistem iniformasi SDM:

  • Subsistem Penggajian.

Maksudnya berkaitan dengan pembayar gaji, upah .

  • Subsistem Riset SDM.

Maksudnya menangani penelitian terkait suksesi, analisis jabatan, yang berdasarkan keluhan pegawai.

#BELUM TAU TEKNOLOGI? BACA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DARI SEDERHANA HINGGA YANG MODERN

Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan Tersedia

Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan Tersedia
Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan Tersedia

Berdasarkan dukungan yang diberikan kepada pemakai yang berhubungan dengan komunikasi verbal dan non verbal.

Sistem informasi yang digunakan pada semua area fungsional dalam organisasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi.
  2. Sistem Informasi Manajemen.
  3. Sistem Otomasi Perkantoran.
  4. Sistem Pendukung Keputusan.
  5. Sistem Informasi Eksekutif.
  6. Sistem Pendukung Kelompok.
  7. Sistem Pendukung Cerdas.

Gambaran berbagai sistem informasi menurut dukungan yang diberikan berdasarkan, Sistem-Fungsi-Pemakai.

Sistem TPS Menghimpun dan menyimpan informasi transaksi yang kemudian dipakai oleh orang yang memproses transaksi.

Sistem MIS mengkonversi data yang berasal dari TPS menjadi Informasi yang berguna untuk mengelola organisasi dan memantau kinerja yang dipakai oleh semua Level Manajemen.

Sistem DSS membantu pengambilan keputusan dengan menyediakan informasi, model, atau perangkat untuk menganalisa informasi yang dipakai oleh analis, manajer, dan profesional.

Sistem EIS menyediakan informasi yang mudah diakses dan bersifat interaktif, tanpa mengharuskan eksekutif menjadi ahli analisis, untuk dipakai oleh manajemen tingkat menengah dan tingkat atas.

Sistem OAS menyediakan fasilitas untuk memproses dokumen maupun pesan-pesan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efisisen dan efektif  yang kemudian dipakai oleh staf maupun manajer.

1. Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS)

Karakteristik sistem informasi ini adalah :

  • Jumlah data yang diproses sangat besar.
  • Sumber data umumnya internal dan keluaran dimaksudkan untuk pihak internal.
  • Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur; harian, bulanan, dsb.
  • Kapasitas penyimpanan besar.
  • Kecepatan pemrosesan yang diperluka tinggi karena volume yang besar.
  • Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu.
  • Masukan dan keluaran terstruktur.
  • Komputasi tidak rumit (matematika sederhana atau operasi statistik).
  • Memerlukan kehandalan yang tinggi.
  • Pemrosesan terhadap permintaan merupakan suatu keharusan.

TPS terbagi sendiri terbagi menjasi dua, yaitu :

Batch Processing (transaksi ditumpuk dahulu, dan kemudian diproses belakangan).

Online Processing (transaksi diproses pada saat itu juga).

2. Sistem Informasi Manajemen (MIS)

Karakteristik MIS adalah :

  • Beroperasi pada tugas-tugas yang terstruktur, yakni pada lingkungan yang telah mendefinisikan hal-hal berikut secara tegas dan jelas.
  • Meningkatkan efisiensi dengan mengurangi biaya.
  • Menyediakan laporan dan kemudahan akses guna untuk pengambilan keputusan yang tidak secara langsung.

Macam-Macam laporan yang dihasilkan MIS adalah :

  • Laporan Periodis, laporan yang dihasilkan pada selang waktu tertentu.
  • Laporan Ikhtisar, laporan yang memberikan ringkasan terhadap sebuah informasi.
  • Laporan perkecualian, laporan yang hanya muncul kalau terjadi kesalahan yang tidak normal.
  • Laporan Perbandingan, laporan yang menunjukkan dua atau lebih himpunan informasi yang serupa dengan maksud untuk dibandingkan.

3. Sistem Otomasi Perkantoran (OAS)

Sistem ini meberikan fasilitas tugas-tuga pemrosesan informasi sehari-hari di dalam perkantoran dan organisasi bisnis.

Contoh Penggunaan perangkat-perangkat yang mendukung otomasi perkantoran :

  • Pengolah lembar kerja digunakan menganalisa berbagai kemungkinana harga.
  • Pengolah kata dipakai untuk membuat kontrak penjualan.
  • Surat elektronik untuk memberikan deskripsi dan spesifikasi produk kepada calon pelanggan.
  • Video konferensi digunakan untuk melakukan koordinasi sejumlah orang yang berada di berbagai tempat berjauhan.

4. Sistem Pendukung Keputusan (DSS)

Jenis sistem DSS dbuat sebagai reaksi atas ketidakpuasan TPS dan MIS. DSS ini didefinisikan sebagai sistem berbasis komputer interaktif, yang membantu mengambil keputusan dengan menggunakan data dan model untuk memecahkan berbagai persoalan tak terstruktur.

Karakteristik DSS adalah :

  • Menawarkan keluwesan, kemudahan beradaptasi dengan cepat dan tanggap.
  • Memungkinkan para penguna memulai dan mengendalikan pemasukan dan pengeluaran.
  • Dapat dioperasikan dengan sedikit tanpa bantuan pemrogram khusus.
  • Menyediakan dukungan untuk keputusan dan memberi solusi terhadap permasalahan yang belum terpecahkan di depan.
  • Menggunakan analisis data dan perangkat permodelan yang canggih.

5. Sistem Informasi Eksekutif (EIS)

Sistem ini menyediakan fasilitas yang fleksibel bagi manajer dan eksekutif dalam mengakses informasi eksternal dan internal untuk mengidentifikasi masalah atau mengenali peluang.

Karakteristik EIS adalah :

  • Dapat digunakan untuk meringkas, menapis dan memperoleh detail data.
  • Menyediakan analisis kecendrungan, pelaporan perkecualian, dan kemampuan drill-down.
  • Dapat digunakan untuk mengakses dan memadukan data internal dan eksternal.
  • Mudah digunakan dan terkadang tidak perlu atau hanya perlu sedikit pelatihan untuk menggunakannnya.
  • Dapat digunakan langsung oleh eksekutif tanpa perantara.
  • Terkadang dilengkapi fasilitas komunikasi elektronis (e-mail, teleconference), kemampuan analisis data, dan perangkat produktivitas pribadi (kalender elektronis).

6. Sistem Pendukung Kelompok (GSS)

Jenis sistem pendukung kelompok atau GSS suatu jenis sistem informasi yang mendukung sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok.

Sistem ini mencakup penggunaan teknologi presentasi, pengaksesan basis data pada komputer, dan kemampuan yang memungkinkan peserta pertemuan dapat berkomunikasi secara elektronis.

7. Sistem Pendukung Cerdas (ISS)

Sistem pendukung cerdas merupakan sistem yang biasa dipakai dalam aplikasi bisnis adalah sistem pakar. Contoh beberapa sistem pakar anatara adalah:

1.  XSEL, bertindak sebagai asisten penjual yang membantu penjual memilih pesanan pelanggan sesuai dengan yang dibutuhkan.

2.  MYCIN, membantu jurumedis tahun 70-an mendiagnosa penyakit yang disebabakan bakteri.

3.  PROSPECTOR, menyediakan kemampuan seorang pakar di bidang geologi.

Karakteristik ISS adalah :

  • Belajar atau memahami permasalahan berdasarkan pengalaman.
  • Memberikan reaksi tanggap cepat dan memuaskan terhadap berbagai situasi baru.
  • Mampu menangani masalah yang kompleks.
  • Memecahkan permasalahan berdasarkan penalaran.
  • Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan.

Sistem Informasi Menurut Aktivitas Manajemen

Sistem Informasi Menurut Aktivitas Manajemen
Sistem Informasi Menurut Aktivitas Manajemen

Jenis informasi menurut manajemen berdasarkan aktivitas yang didukungnya. Maka telah dibentuk klasifikasi sistem informasi berdasarkan aktifitas yang didukungnya adalah sebagai beriikut.

1. Sistem Informasi Pengetahuan

Sistem ini adalah sistem informasi yang mendukung aktivitas pekerja berpengetahuan. Sistem seperti ES dan OAS termasuk dalam kategori ini.

2. Sistem Informasi Operasional

Sistem ini adalah sebuah sistem yang berurusan dengan operasi sehari-hari, seperti penempatan pesanana dan pembelian, dan pencatatan jumlah kerja pegawai.

TPS, SIM, DSS sederhana termasuk dalam kategori ini.

3. Sistem Informasi Manajerial

Sistem ini adalah sistem informasi yang menyediakan beberapa hal yang bersifat manajerial sebagai berikut :

  • Ringkasan statistik
  • Laporan perkecualian.
  • Laporan Periodis.
  • Analisis Perbandingan.
  • Proyeksi.
  • Keputusan.
  • keputusan rutin.
  • Pendeteksian masalah secara dini.
  • Hubungan antar manajer.

#BACA JUGA: PROSPEK KERJA DESAIN GRAFIS (KERJA KOLORAN GAJI DOLARAN)

Sistem Informasi Menurut Arsitektur Sistem

Sistem Informasi Menurut Arsitektur Sistem
Sistem Informasi Menurut Arsitektur Sistem

Jenis sistem informasi yang berdasarkan arsitektur , sistem informasi ini dibagi menjadi tiga, diantaranya yaitu :

1.Sistem Berbasis Mainframe.

2.Sistem Berbasis PC tunggal.

3.Sistem Tersebar atau Komputasi Jaringan.

Sistem Informasi Strategis dan Geografis

Sistem Informasi Strategis dan Geografis
Sistem Informasi Strategis dan Geografis

Selain beberapa klasifikasi diatas, disamping itu juga dikenal sistem informasi strategis dan sistem informasi Geografis.

Berikut adalah penjelasanya.

Sistem Informasi Strategis

Sistem jenis ini adalah sistem informasi yang digunakan utnuk menangani beberapa masalah strategis dalam organisasi.

Pasalnya sistem ini sangat bermanfaat untuk mendukung operasi dalam berbagai proses manajemen.

Sistem Informasi Geografis

Jenis sistem ini adalah sistem berbasis komputer yang dipakai untuk menyimpan dan memanipulasi data geografis.

Pasalnya istem ini dapat mengambil keputusan dalam mencari rute terpendek anatara dua wilayah dan juga dapat mengelompokkan daerah penjualan untuk meminimalkan jarak perjalanan.

Penutup

Nah, demikianlah sajian informasi mengenai jenis-jenis sistem informasi, semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam belajar serta mempermudah dalam mengenali dan menerapkanya.

sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *