sindunesia Sindunesia, (Pejuang Waktu) yang suka belajar apa saja untuk kemanfaatan sesama.

Mengenal Macam-Macam Rumput Liar dan Rumput Hias

macam-macam rumput

macam-macam rumput

Macam-Macam Rumput– Taukah kamu? Rumput adalah tumbuhan monokotil dengan ciri daun yang berbentuk sempit menerucut ke ujung dari dasar batang.

Di Indonesia sangat banyak sekali aneka ragam macam-macam rumput. Namun secara umum rumput dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan kegunaanya.

Dua macam rumput tersebut adalah, rumput yang biasanya digunakan sebagai hiasan dan jenis rumput liar atau untuk pakan hewan ternak.

Rumput hias kebanyakan digunakan sebagai hiasan taman, lapangan, rumah dan tempat umum lainnya.

Rumput Sintesis

Disamping itu terdapat rumput sintetis, rumput ini merupakan benda mati buatan manusia berupa rumput hias yang paling umum digunakan untuk menghias ruangan.

Nah, bagi kamu yang penasaran dengan berbagai macam-macam rumput, maka artikel ini sangat cocok untuk membantumu mengenali jenis-jenis beserta fungsi macam rumput.

Terleih jika kamu ingin menghias rumah atau sedang memelihara ternak maka kamu akan mudah untuk menentukan pilihan rumput mana yang menurutmu cocok.

Baik, selengkapnya silahkan siamak pada ulasan berikut ini.

Macam-macam Rumput Liar

Secara alami bahwa rumput yang tumbuh di alam ini sangatlah banyak aneka ragam dan jenisnya. Dari berbagai macam jenis rumput, tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, maka dari itu disebutlah salah satunya dengan sebutan rumput liar.

Karakeristik rumput liar yang paling menonjol adalah bentuknya. Ada rumput liar yang pendek tidak mempunyai batang pohon tegak, ada yang seperti rumput jepang, serta ada juga rumput yang mempunyai batang pohon tinggi.

Contohnya seperti rumput gajah yang bisa tumbuh tinggi layaknya pohon tebu.

Selain itu ada juga macam-macam rumput dengan karakteristik batang dan daun yang kecil.

Jenis yang ini biasanya dikategorikan sebagai rumput pengganggu pada tumbuhan yang ditanam oleh para petani.

Contohnya banyak kita temui di persawahan yang terdapat pada sela-sela tanaman padi, kedelai, jagung dan tanaman sawah lainnya.

Berikut adalah berbagai macam-macam rumputnya.

1. Rumput Ilalang/Alang-Alang

macam-macam-rumput alang-alang-ilalang
Macam-macam rumput alang-alang

Rumput ialang atau yang umum disebut dengan rumput alang-alang adalah jenis rumput yang banyak kita temukan di pinggiran jalan dan area hutan maupun persawahan.

Perkembangan dan pertumbuhan rumput ini tergolong sangat cepat dalam menumbuhkan bibit barunya.

Hal ini dipengaruhi oleh faktor hidupnya yang tumbuh secara beregerombolan di berbagai tempat tertentu.

Selain itu bunga rumput ilalang ini sangat lembut seperti kapas, sehingga dengan mudah menyebarkan benihnya jika terkena tiupan angin.

Rumput ilalang banyak terlihat di beberapa tempat hingga pohonnya tinggi-tinggi.

Padahal jika dilihat dari kehidupan masyarakat, warga di tempat tersebut mayoritas memelihara hewan ternak seperti kambing dan sapi.

Akan tetapi mengapa mereka membiarkan rumput tersebut tumbuh tinggi hingga mati?

Kalau dipikir secara logis kan sayanag kenapa gak dijadikan pakan ternak saja. Nah, menjawab pertanyaan tersebut karena memang sifat rumput ilalang tidak cocok digunakan sebagai pakan ternak.

Sebab tekstur dari rumput tersebut yang kaku, tipis dan tajam sehingga memungkinkan mulut hewan yang memakan akan sakit bahkan bisa terluka.

2. Rumput Grinting

macam-macam rumput grinting
Macam-macam rumput

Awal mula rumput grinting adalah tumbuhan pantai yang saat ini perkembangannya telah menyebar ke berbagai tempat sampai dengan persawahan.

Rumput grinting memliki kelebihan tersendiri di antara jenis-jenis rumput lain. Kelebihanya adalah ia mampu bertahan hidup dalam musim kemarau yang panjang.

Selain itu rumput grinting sangatlah bermanfaat untuk melindungi erosi pada tanah miring akibat gerusan air.

Karena memang akarnya yang serabut cukup banyak dan kuat sehingga bisa menjadikan tanah menjadi padat tak mudah merosot.

Namun disamping kelebihannya rumput ini tidak disukai oleh hewan ternak, sehingga para perumput enggan untuk mengambilnya.

Bahkan banyak populasi yang banyak di sawah rumput ini menjadi gulma yang sangat mengganggu pertumbuhan tanaman utama yang ditanam oleh para petani.

Hal itu sangat merisaukan petani karena mereka akan bekerja dua kali untuk membersihkan gulma dan juga harus memastikan bahwa si rumput grinting ini sudah mati.

Ditambah daya tahan hidup rumput ini cukup kuat, sehingga memungkinkan petani harus mengeluarkan tenaga super ekstra.

3. Rumput Teki

macam-macam rumput-teki
Macam-macam rumput teki

Rumput teki sepertinya sudah banyak orang yang pernah mendengar akan tetapi sedikit yang mengetahuinya.

Rumput teki juga banyak ditemui di berbagai tempat namun dia lebih suka berada pada tempat yang kering tetapi basah seperti pinggiran sungai, kanal dan persawahan.

Rumput teki pastinya banyak orang sudah tidak asing dengan sebutan ini. Ya, rumput teki adalah jenis rumput tahunan yang yang berasal dari Afrika, Asia Selatan, Eropa Tengah dan Selatan.

Rumput ini banyak tumbuh liar di lapangan, sawah, kanal, dan pinggiran jalan yang bisa tumbuh sampai dengan tinggi 140 cm.

Rumput teki tumbuh dengan daun bentuk sejajar samping kanan kiri. Pada batang bagian bawah berwarna putih, di bawah batang terdapat sela-sela akar dan umbi.

Bagian ini bisa diambil dan dipercaya memiliki banyak manfaat sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang Fakultas Pertanian.

Pasalnya ia menemukan bahwa rumput teki bisa dijadikan bahan baku pembuatan bioethanol. Prosesnya pun sangat mudah hanya melalui cara fermentasi.

Proses pertama daun ini dikeringkan terlebih dahulu lalu ditumbuk sampai halus hingga menjadi bubuk.

Kemudian bubuk tersebut difermentasi menggunakan bakteri Saccharomyces Cereviseae untuk dimurnikan menjadi metanol.

Bukan hanya itu ubi yang terdapat pada rumput teki juga bisa dijadikan obat kuat untuk ayam petarung.

4. Rumput Gajah

macam-macam rumput-gajah

Rumput gajah sudah umum bagi kalangan peternak sapi pasalnya memang kebanyakan hewan ternak herbivora menyukai rumput gajah.

Disamping kegunaanya sebagai pakan ternak, siapa sangka ternyata batang dari pohon gajah ini bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan fiber serat.

Seperti yang kita ketahui rumput gajah ini cenderung lebih subur tumbuh di daerah basah yang banyak mengandung sumber air.

Bisa dilihat perbedaanya jika rumput gajah yang tumbuh di daerah gersang daunnya pasti cenderung berwarna hijau kecoklatan dan tidak lebat sedangkan yang tumbuh di dekat perairan tentu lebih subur dan hijau.

Didalam alam bebas rumput ini juga banyak dijadikan habitat oleh hewan reptil.

Kelebihanya, rumput gajah ini tahan terhadap pijakan kaki manusia serta juga dapat bertahan hidup meski tumbuh di area kekurangan sumber air.

Selain itu,jenis rumput ini juga cocok dan banyak digunakan oleh para developer sebagai tanaman hias untuk menghias taman, lapangan, halaman rumah dan lain sebagainya.

Macam-macam Rumput Hias

Berbagai macam dan jenis rumput hias sangatlah banyak ada rumput alami dan ada juga rumput buatan manusia.

Contoh rumput buatan seperti halnya yang terdapat di lapangan futsal atau ruangan-ruangan kantor sekarang ini menggunakan rumput sintetis.

Itu baru lapangan futsal, lain halnya pada lapangan sepak bola international kebanyakan ia juga menggunakan rumput sintetis layaknya lapangan golf yang luasnya berhektare-hektare.

Namun juga tak jarang mereka yang lebih memilih memasang dengan rumput sunguhan yang alami.

Dari kedua jenis rumput tersebut tentunya mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Menurut saya lebih enak rumput sungguhan karena teksturnya yang empuk jadi kalau misalkan suatu saat kita terjatuh tidak akan terlalu sakit akibat goresannya.

Sedangkan pada rumput buatan cenderung keras dan kaku sehingga sangat memungkinkan untuk luka.

Baca Juga: Jenis Hewan yang Hidup di Air | Habitat, Contoh, Gambar, dan Penjelasan [Lengkap]

1. Rumput Swiss

macam-macam rumput-swiss

Rumput swiss merupakan rumput yang paling bagus dan halus di antara jenis rumput hias lainnya.

Hal ini bisa dilihat dari segi warnanya yang hijau enak di lihat mata. Begitupun daunnya yang bertekstur halus sehingga enak jika dijadikan sebagai tempat nongkrong bersantai.

Tak heran jika harganya lumayan mahal disbanding jenis rumput lain, namun juga wajar karena memang sesuai dengan kualitas dan keindahannya.

Cara penanaman-nya pun juga tidak terlalu ribet hanya saja memerlukan perawatan lumayan ekstra.

Pastikan ketika kamu menanam rumput ini berada di area kering, sebab di iklim lembab rumput jenis ini tidak bisa tumbuh maksimal.

Jika ingin memelihara rumput Swiss di pekarangan rumah, usahakan pencahayaan-nya minimal 80 persen.

Lakukan pemotongan minimal sebulan sekali, dan berikan nutrisi pupuk urea, serta harus rajin menyiramnya pagi sore agar rumput tidak kering.

2. Rumput Golf

Rumput Golf ini mirip dengan rumput swiss hanya saja warnanya yang kehijauan tua rumput ini sangat mudah tumbuh cukup dengan asupan air yang sedikit.

Jenis rumput ini jarang digunakan untuk menghias area perumahan, sesuai namanya lebih umum ditanam pada lapangan golf saja.

Disamping harganya mahal, perawatan-nya juga terbilang rumit. Jika kamu baru menanam maka jangan sampai lupa menyiramnya agar tidak mati karena kehilangan asupan air.

Usahakan untuk memberikan penyinaran matahari 100 persen, dan rutin memotong minimal dua minggu sekali.

Pada zaman dulu rumput jenis ini dikategorikan sebagai rumput pengganggu tanaman lain.

Namun sekarang ini malah beralih fungsi mungkin karena keindahannya memiliki ukuran pendek yang menawan, sehingga sangat cantik untuk dipandang secara luas.

3. Rumput Jepang/Peking

Rumput jepang ini bentuknya rapi yang helai daun-nya kurus dan transparan mirip dengan rumput rumput golf.

Cara menanamnya cukup mudah dan pertumbuhan-Nya pun cepat, sehingga banyak digunakan untuk hiasan taman di berbagai rumah yang dapat memberikan kesan segar dan natural.

Untuk perawatan yang harus dilakukan yaitu dengan pemupukan urea dua kali sebulan, penyiraman secara rutin, pemotongan sebulan sekali, sampai dengan pencahayaan yang cukup.

Meskipun bagus kekurangan rumput ini tidak cocok buat nongkrong karena struktur yang kurus runcing seperti jarum terkadang sakit menusuk kulit.

4. Rumput Gajah Mini

Macam-macam rumput gajah mini sangatlah banyak serta menjadi jenis rumput yang paling banyak dipilih untuk tanaman hias.

Sehingga tak jarang warga perkotaan yang menghiasi taman rumahnya mengunakan rumput gajah mini.

Selain harganya yang tak mahal rumput ini juga sangat mudah tumbuh cukup dengan perawatan yang relatif mudah.

Di daerah Jawa Timur pegunungan Bromo banyak tersedia rumput seperti ini.

Perlu diketahui jika rumput ini mudah tumbuh dengan penyinaran matahari 50 persen, yang hanya memerlukan sedikit pupuk dan pemangkasan sebulan sekali.

Kelebihannya, rumput ini terbilang tahan terhadap pijakan kaki manusia, sehingga cocok dipakai untuk taman bermain anak-anak.

5. Rumput Gajah Mini Variegata

Rumput gajah jenis Variegata berbeda dengan gajah mini, jenis ini memiliki ciri khas pada helai daun-nya terdapat campuran warna putih yang cukup banyak.

Dari segi harga, Variegata sedikit lebih mahal daripada rumput gajah mini.

Kelebihannya hampir mirip dengan rumput gajah mini, yang mana pertumbuhan daun-nya tidak cepat panjang sehingga perawatan-nya cukup mudah dan tidak perlu dipotong setiap bulan.

6. Rumput Sintetis

Rumput sintetis adalah rumput buatan manusia dari bahan serat sintetis yang dirancang sedemikian rupa sehingga tampak menyerupai rumput alami.

Pada umumnya rumput jenis ini sering digunakan sebagai alas area olahraga seperti lapangan sepak bola, futsal dan lain sebagainnya.

Tak hanya itu saat ini rumput sintetis banyak dijadikan sebagai desain interior ruangan rumah, kantor, dan beberapa tempat umum lainnya.

Oleh karena itu sekarang banyak orang dan instansi yang membutuhkannya.

Penutup

Nah, itulah sajian informasi mengenai beberapa macam-macam rumput pilihan beserta dengan penjelasannya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi refrensi untuk membantu kamu dalam memilih dan mengenali berbagai jenis rumput.

sindunesia Sindunesia, (Pejuang Waktu) yang suka belajar apa saja untuk kemanfaatan sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *