Permainan bola voli

Pengertian Permainan Bola Voli (Sejarah, Teknik dan Aturan)

Diposting pada

Permainan bola voli adalah permainan yang menggunakan bola sintetis di lapangan dengan jaring net di bagian tengah.

Bola harus dipukul oleh tim ke arah lawan dan harus jatuh di area lawan untuk mencetak skor. Olahraga dari Amerika ini berkembang pesat di seluruh dunia.

Dalam permainan, pemain harus tunduk pada peraturan yang berlaku. Teknik-teknik dasar juga harus dikuasai agar bisa memenangkan permainan. Berikut ini adalah sejarah, teknik, aturan dan pelanggaran dalam olahraga ini.

Sejarah Permainan Bola Voli

1. Sejarah Awal

Pada akhir abad ke-19, permainan bola voli diciptakan oleh seorang instruktur olahraga untuk YMCA (Young Men’s Christian Association).

Pria bernama William Morgan tersebut ingin menciptakan sebuah olahraga yang tidak banyak mengonsumsi tenaga.

William menggabungkan unsur yang ada dalam permainan basket, bulu tangkis dan baseball namun tanpa adanya unsur lari.

Terciptalah permainan dengan nama Mintonette dengan tujuan semua orang dari kalangan usia bisa bermain. Tujuan permainan ini menjaga bola agar tetap bergerak melintasi jaring.

2. Perubahan Nama

Setelah resmi dikenalkan ke publik pada pertandingan di YMCA, William ditekan untuk membuat aturan baru terkait dengan permainan bola voli.

Ia menyusun strategi dan aturan permainan bola voli, termasuk bagaimana desain bolanya. Tahun 1986, Mintonette berubah nama menjadi Volleyball.

William membuat aturan bahwa permainan ini hanya diikuti oleh 5 orang per regu. Namun karena banyak yang berminat, voli sempat dimainkan oleh 8 orang.

Karena dinilai tidak efektif, William kembali membuat aturan bahwa permainan bola voli berjumlah 6 orang dan aturan ini berlaku sejak 1918.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

1. Servis

Permainan bola voli akan bisa dimulai jika bola mulai masuk ke dalam lapangan. Cara memukul bola disebut dengan servis.

Baca juga:  Pengertian Tolak Peluru: Sejarah, Teknik, Gaya, Lapangan, Peralatan (Lengkap)

Salah satu pemain akan melakukan servis di luar garis dengan mengayunkan bola dengan tepat dan kuat. Ada beberapa jenis teknik dari servis.

– Servis Atas

  • Pemain perlu memastikan bahwa tubuhnya sudah tegak lurus dan berada di luar garis.
  • Kaki kiri berada di depan, sementara satu tangan memegang bola voli.
  • Lempar bola ke atas, kemudian pukul bola dengan tangan dalam kondisi yang rapat. Servis harus dilakukan dengan tenaga yang kuat sehingga bola bisa melewati jaring dan sampai ke lapangan lawan.
  • Rapatkan dan tegakkan tubuh setelah servis, lalu pemain bisa masuk ke dalam garis permainan untuk lanjut bermain.
  • Sebelum melakukan servis ini, pemain harus melakukan pemanasan pergelangan tangan karena teknik satu ini rawan cidera.

– Servis Bawah

  • Pemain perlu berada di luar garis sambil memegang bola di tangan kiri.
  • Badan ditegakkan, kemudian kaki kiri berada di depan sementara kaki kanan di belakang.
  • Badan pemain harus condong ke depan dan mata fokus ke arah bola.
  • Lempar bola ke atas, namun saat bola sudah setara pinggang maka tangan kanan diayunkan ke depan dan pukul bola dari posisi bawah
  • .Tangan yang diayunkan boleh dalam posisi rapat, boleh juga dalam posisi jari terbuka.
  • Trik agar bola berhasil melewati net adalah ayunan tangan harus berada pada sudut 30-45 derajat. Bola akan melambung jauh ke depan, bukan ke atas mengenai lapangan sendiri.

– Servis Floating

  • Pemain harus berada di luar garis lapangan terlebih dahulu dan satu tangan memegang bola.
  • Badan tegak, kaki kiri berada di depan.
  • Bola dilempar ke atas dan harus melebihi tinggi kepala. Setelah itu, pukul bola dengan kuat baik menggunakan kepalan tangan maupun menggunakan jari terbuka.
  • Teknik floating menekankan bahwa bagian bola yang dipukul adalah bagian belakang bawah.

– Servis Jumping

  • Teknik servis pada permainan bola voli ini berbeda dengan yang lain karena pemain akan melompat saat servis.
  • Badan pemain harus tegak dengan salah satu kaki berada di depan.
  • Bola dipegang oleh kedua tangan, kemudian dilempar ke atas setidaknya 2,5-3 meter.
  • Saat bola masih melambung, pemain yang akan servis akan melompat untuk memukul bola dengan menggunakan telapak tangan yang terbuka.
  • Pukulan bola harus mengenai posisi lapangan tim lawan, tidak boleh kena jaring maupun keluar garis.
Baca juga:  Ukuran Lapangan Tenis Meja: Standar Nasional, Internsaional & Sejarah

2. Passing

Dipermainan bola voli, ada juga teknik passing untuk mengendalikan permainan. Dalam hal ini, pemain akan mengoper bola dengan cara menangkis sebagai pengembalian serangan. Passing juga oper bola ke sesama tim.

Ada beberapa teknik dalam passing yaitu:

  • Passing Atas

Teknik ini dilakukan oleh pemain untuk mengoper bola ke tim yang sama. Nantinya, teman setim akan melakukan smash ke rekan yang lain. Boa yang diterima akan kembali dilambungkan oleh pemain.

  • Passing Bawah

Dalam permainan bola voli terdapat pula passing bawah. Teknik ini dilakukan apabila posisi bola sudah rendah. Anda bisa melakukanya dengan satu atau dua tangan agar bola kembali melambung.

  • Passing Bawah Satu Tangan

Teknik ini dilakukan apabila bola hampir jatuh ke lapangan. Cara untuk menyelamatkan bola tentu saja dengan membungkuk, kemudian mengembalikan bola. Teknik ini sering diiringi pemain yang jatuh.

3. Smash

Di dalam permainan bola voli untuk menyerang disebut sebagai smash atau spike. Smash adalah teknik penting yang harus dikuasai oleh semua pemain voli.

Tujuan smash adalah mencetak skor karena bola diharapkan jatuh ke lapangan lawan.

  • Open Smash

Smasher atau spiker akan melangkah ke arah datangnya bola. Kemudian, pemain ini arus berada di titik jatuhnya bola. Saat bola datang, smasher akan memukul bola dengan tenaga yang lebih keras.

  • Quick Smash

Dalam teknik ini, smasher sudah bersiap untuk melakukan smash. Hanya saja, bola yang datang nantinya akan dilambungkan oleh rekan setim. Untuk melakukan quick smash butuh kerjasama yang baik sehingga timinya tepat.

4. Blocking

Permainan bola voli terdiri atas blocking. Blocking merupakan teknik untuk menghalau lawan sehingga bola tidak jatuh didekat net.

Baca juga:  Lompat Jangkit: Pengertian, Sejarah, Gaya, Peraturan, Lapangan, Peralatan & Atlet Lengkap

Posisi salah satu pemain dalam tim harus menjadi blocker. Pemain harus siap-siap jika lawan memberikan umpan dengan bermain di sekitar net.

Baca Juga:

Aturan dan Pelanggaran Permainan Bola Voli

Aturan dan Pelanggaran Permainan Bola Voli

  • Satu tim hanya boleh terdiri dari 6 orang maksimal dan 4 orang minimal.
  • Setiap kali servis dilakukan, maka pemain harus berdiri di luar garis lapangan.
  • Jika bola jatuh di luar garis, maka bola dinyatakan out.
  • Setiap teknik dalam permainan bola voli harus menyesuaikan posisinya. Jika tidak, pemain bisa didiskualifikasi.
  • Perhitungan skor hanya berdasarkan bola yang jatuh di dalam lapangan saja.
  • Pemain sama sekali tidak dizinkan untuk menendang bola voli dan menyentuh net meskipun tidak sengaja atau nantinya akan terkena pelanggaran.
  • Tim yang menang dalam dua set berturut-turut dinyatakan sebagai pemenangnya. Skor maksimal adalah 25.

Arena Permainan Bola Voli

1. Lapangan

Panjang lapangan voli adalah 18 meter dengan lebar 9 meter. Area serangannya adalah 3 meter dari garis tengah. Di tengah lapangan terdapat sebuah net dengan tinggi 2,43 m untuk putra dan 2,24 untuk voli putri. Panjang net adalah 9 m dengan lembar 1 m.

2. Bola Voli

Bola voli harus terbuat dari bahan sintetis dan bulat sempurna. Diameter bola berada dikisaran 18-20 cm dengan keliling 67 cm. Beratnya harus 270 gram dengan tekanan angin 4,26 hPa/psi.

Kesimpulan Perminan Bola Voli

Permainan bola voli memerlukan kerjasama yang kuat antar pemain dalam satu tim.

Kelihatannya memang mudah, namun tanpa kerjasama maka permainan akan mudah dikalahkan lawan. Anda bisa mencoba bermain dimana saja termasuk gym, outdoor, maupun pantai.

Gambar Gravatar
Sindunesia, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Sindunesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.