sindunesia Sindunesia, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Sindunesia.com

Proses Terjadinya Banjir Lengkap beserta Hubungannya

proses terjadinya banjir, pemanasan global

proses terjadinya banjir, penyebab pemanasan glonbal, kekeringan, tanah longsor

Proses Terjadinya Banjir-Apakah itu banjir? Banjir merupakan hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan kawasan bumi tersebut, yang dapat menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

Singkatnya banjir adalah fenomena alam berupa naiknya air pada permukaan areal sekitarnya.
Banjir juga bisa disebut sebagai bagian proses siklus hidrologi, yaitu bagian air dari permukaan bumi yang menuju ke laut.

Adanya siklus hidrologi tersebut dapat diketahui bahwa banyaknya air di permukaan bumi dipengaruhi oleh curah hujan dan penyerapan air pada tanah.

Berikut adalah penjelasannya:

Proses Terjadinya Banjir

proses terjadinya banjir, lengkap dengan penjelasanyaPada umumnya proses terjadinya banjir karena dua faktor yaitu, Faktor alamiah dan faktor manusia sendiri.

Secara alamiah banjir disebabkan oleh turunya air hujan di suatu daerah dan propagasi limpasan dari daerah hulu pada satu daerah tangkapan.

Secara non ilmiah banjir dapat terjadi karena ulah manusia dalam menjalankan aktifitas harian.

Proses Terjadinya Banjir secara Alamiah

Proses ini karena turunnya hujan kepermukaan tanah dan tertahan oleh tumbuh-tumbuhan, sesudah itu masuk kepermukaan tanah mengalir menuju tempat yang lebih rendah.

Setelah proses tersebut kemudian terjadi penguapan keluar ke atas permukaan daratan sehingga terjadi banjir.

Dampaknya, banjir alamiah ini dapat terjadi dan menimbulkan bancana bagi manusia bila banjir itu mengenai manusia dan menyebabkan kerugian bagi manusia.

Kerugian biasa terjadi pada krusakan lingkungan, timbul wabah penyakit, hilang mata pencaharian, dan lain-lain.

Proses terjadinya Banjir Non Alamiah

Sedangkan proses terjadinya banjir secara non alamiah atau ulah manusia, karena kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya.

Pembuangan sampah yang salah akan menyebabkan aliran air tersumbat, karena air tidak lancar sehingga membuat sampah terapung di tempat pembuangannya.

Kondisi tersebut semakin lama akan semakin meluap, kemudian sampah dan air akan luber keluar ke daratan dan terjadi banjir.

Dampak yang terjadi sama halnya dengan banjir alamiah, dari kedua proses terjadinya banjir tersebut manusia lah yang mengalami kerugian karena banjir tersebut.

Bencana banjir yang menimpa tidak lepas karena lokasi tempat tinggal masyarakat merupakan dataran rawan banjir.

Jadi kesadaran diri akan lebih penting untuk menghindari akan bahaya bencana banjir, karena apabila manusia bermukim di area rawan banjir, maka bukan banjirlah yang mendatangi manusia namun manusialah yang mendatangi banjir.

Penyebab Banjir Berdasarkan Tempat

proses terjadinya banjir, penyebab pemanasan global, kekeringan, bencana alamJadi, dapat diprediksi bahwa banjir bisa terjadi jika penyerapan air ke dalam tanah kurang, sedangkan curah hujan yang turun terlalu tinggi.

Air hujan sendiri sampai ke permukaan bumi kemudian bergerak menuju ke lautan membentuk aliran-aliran sungai.

Demikian juga dengan sungai, airnya berasal dari kawasan yang tinggi atau atas kemudian mengalir ke bawah, misalnya daerah pegunungan atau tebing perbukitan.

Setelah melewati beberapa siklus perjalanan, akhir dari aliran air sungai tersebut yaitu di tepi pantai dan kemudian masuk ke dalam laut.

Baca juga, Penyebab Pemanasan Global dan Penjelasan Lengkap.

Pengunaan Air yang Berlebihan

1. Sungai
Lama endapan dari hujan atau pencairan salju akan cepat air melebihi kapasitas saluran sungai kemudian meluap.

Kondisi ini diakibatkan hujan deras monsun, angin luar, hurikan dan depresi tropis, juga hujan panas yang mempengaruhi salju.

Rintangan drainas tak terduga seperti tanah longsor, es, atau puing-puing yang mengakibatkan banjir perlahan di sebelah rintangan hulu.

Termasuk banjir bandang akibat curah hujan konvektif (badai petir besar) atau pelepasan mendadak endapan hulu yang terbentuk di balik bendungan, tanah longsor, atau gletser.

Sungai-sungai yang sudah tidak lagi berfungsi maksimal dalam menampung air.

Selain sebab pendangkalan dan rumah-rumah penduduk yang berderet di sepanjang pinggiran sungai, juga karena sungai telah penuh dengan sampah.

Beragam jenis sampah dapat ditemukan di badan sungai, di beberapa tempat, tumpukan sampah itu begitu banyak sehingga menjadi sebuah daratan yang dapat diinjak manusia dan memicu banjir.

2. Muara
Banjir di muara biasanya diakibatkan karena penggabungan pasang laut yang disertai badai angin. Dalam kategori ini badai angin disebabkan oleh siklon tropis atau siklon ekstratropismasuk.

3. Pantai
Dalam kategori ini diakibatkan karena badai laut besar atau bencana lain seperti hurikan atau tsunami. Banjir badai juga akibat siklon tropis atau siklon ekstratropismasuk.

4. Lumpur
Banjir lumpur terjadi karerna sebab penumpukan endapan di tanah pertanian. Kemudian sedimen terpisah dari endapan akan terangkut sebagai material tetap atau penumpukan pada dasar sungai.

5. Peristiwa Alam
Peristiwa ini biasa terjadi secara mendadak seperti jebolnya bendungan atau bencana lain seperti letusan gunung berapi dan gempa bumi.

Cirinya mudah diketahui ketika endapan lumpur mulai mncul mencapai daerah berpenghuni. Banjir lumpur adalah proses lembah bukit, dan berbeda dengan aliran lumpur yang diakibatkan pergerakan massal.

Baca Juga, Proses Terjadinya Kebakaran Lengkap beserta Penjelasan

Penyebab Banjir Lain

  • Banjir akan terjadi ketika air meluap di permukaan kedap air misalnya akibat hujan dan tidak bisa terserap dengan cepat karena proses orientasi lemah atau penguapan rendah.
  • Adanya pergerakan rangkaian badai menuju ke satu daerah.
  • Pembangun bendungan oleh erang-berang dapat membanjiri wilayah perkotaan dan pedesaan rendah, umumnya mengakibatkan kerusakan besar.

Hubungan Banjir dengan Manusia

proses terjadinya banjir, penyebab pemanasan global, bencana alam, kekeringan, banjir, global warming, kekeringan, tanah longsorBanjir dapat mengganggu manusia karena bisa merusak lingkungan daerah tempat tinggal mereka. Berikut potensi warga yang dapat terkena banjir:

1. Banjir dan Mata Pencaharian

Karena satu tempat dengan mata pencaharian warga, hal ini menjadi satu kawasan yang berhubungan langsung dan berpotensi terkena bencana banjir.

Banyak warga yang belum memmperhatikan dataran banjir. Dataran banjir memang tak selalu didatangi banjir setiap tahun ada yang tahunan ada yang lima tahunan ataupun lebih.

Hal tersebut berbeda-beda dan perlu pengamatan dalam jangka panjang untuk setiap sungainya.
Karena banjir tidak mudah untuk dideteksi kapan akan terjadi, sebaiknya warga menghindari daerah dataran yang berpotensi banjir tersebut

Namun, sebagian warga masih belum begitu memperhatikan akan bahaya ini dan tetap bertahan di daerah tersebut.

Tempat tingal Warga tinggal di daerah sekitar alur sungai segmen tengah, daerah ini dalam musim penghujan juga berpotensi terjadi banjir.

Banjir sebenarnya merupakan sebuah fenomena alam yang telah lama adanya bahkan dari sejak beberapa abad silam atau bahkan sebelum adanya kehidupan manusia.

2. Banjir dan Kebiasaan

Banjir saat ini bisa meluas sampai ke areal perkotaan menenggelamkan bangunan dan rumah warga. Hal tersebut harus disadari karena kesalahan manusia juga.

Manusia seringkali menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah dan itu merupakan hal yang salah. Meskipun warga terpaksa tinggal di tepian sungai seharusnya tidak melakukan hal demikian.

Kebiasaan buruk dalam membuang sampah di sungai perlu untuk segera dicegah dan dihentikan dengan adanya kerja sama yang baik antar sesama.

Kita bisa melihat fenomena yang terjadi di kota besar seperti Jakarta yang hampir setiap tahunnya menjadi langganan banjir.

3. Banjir dan Instansi

Tata kota tidak efektif, sungai penuh tumukan sampah, dan pemukiman warga di sekitar sungai menjadi penyebab seringnya terjadi banjir.

Warga dan pemerintah perlu bekerja sama untuk menanggulanginya, dengan tujuan ketika hujan datang phenomena banjir dapat dicegah dan teratasi dengan baik.

Dilihat dari proses terjadinya banjir apabila dilihat dengan Prinsip Geografi, hujan merupakan anugerah Tuhan untuk bumi dan makhluk di dalamnya dengan melimpahnya pasokan air.

Adanya banjir yang dapat mengganggu tersebut seharusnya bisa dicegah terlebih dahulu, sehingga datangnya air menjadi tidak mengganggu warga lagi.

Pemahaman masyarakat tentang banjir dan penanggulangannya perlu lagi untuk dikaji sehingga dapat mengatasi akan masalah banjir.

Peristiwa ini mengingatkan kita akan peribahasa sedia payung sebelum hujan.

Hubungan Banjir dengan Pemanasan Global

proses terjadinya banjir, penyebab pemanasan global, kekeringan, tanah longsor, bencana alam, kekeringanDi Indonesia banyaknya fenoma banjir yang terjadi hal ini tidak lepas hubunganya dengan penyebab pemanasan global.

Pemanasan global atau yang biasa disebut Global warming menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir.

Bukan menjadi rahasia umum lagi, bahwa dampak dari pemanasan global menyebabkan iklim tidak teratur, seperti terjadi musim penghujan yang terus-menerus dan berakibat terjadi banjir.

sindunesia Sindunesia, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Sindunesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *