sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

Penjelasan Received At Warehous JNE Lengkap & Istilah Lainnya

Received At Warehous

Received At Warehous – Ibarat sedang menanti pacar yang akan datang ke rumah, menanti paket sampai pun juga menghasilkan perasaan cemas yang sama.

Apalagi jika pengirim atau penerima tidak memahami istilah pengiriman seperti received at warehouse atau istilah lain semacamnya.

Padahal, dengan mengetahui arti dari tiap istilah, Anda dapat memantau perkembangan pengiriman barang dengan lebih santai.

Hal ini disebabkan Anda tahu dengan pasti posisi real time barang yang sedang Anda nantikan tersebut.

Arti Status Pengiriman Pihak Ekspedisi

1. Shipment Received by Counter Officer at (Nama Kota)

Setelah Anda mengirimkan paket ke agen, nantinya paket tersebut akan didistribusikan ke kantor pusat di kota Anda.

Proses ini membutuhkan waktu yang cepat karena kantor yang masih ada di dalam lingkup kota yang sama dengan pengirim.

2. Received at Origin Gateway

Dari kantor, paket yang Anda kirimkan akan didistribusikan ke gudang. Gudang yang dimaksud berbeda dengan status received at warehouse, walaupun sama-sama memiliki arti telah sampai di gudang.

Hal ini disebabkan, gateway yang dimaksud masih berada di kota yang sama dengan pengirim. Jadi, paket belum berjalan terlalu jauh. Maka dari itulah dinamakan origin gateway, jadi masih berada di kota asal paket.

3. Departed From Transit

Dalam beberapa pengiriman, terkadang paket harus singgah terlebih dahulu. Hal ini terutama bagi paket yang mengalami perjalanan jauh, misalnya antar pulau.

Paket yang Anda kirimkan sedang ada di gudang kota yang berada di jalur pengiriman ekspedisi tersebut. Namun tidak perlu kuatir. Meskipun transit, namun paket akan tetap dikirimkan sesuai dengan jadwal.

4. Shipment Picked Up By Courier

Sebelum status received at warehouse bisa dilihat, posisi paket harus melalui status shipment picked by courier.

Dalam status ini, maka kurir sedang menjemput paket dari agen atau dari gudang transit, kemudian nantinya barang tersebut akan diantar ke agen terdekat.

5. Received At Sorting Center

Berbagai paket datang dari berbagai penjuru, maka dibutuhkan bagian sortir untuk mengklasifikasi tiap paket sesuai dengan tujuan masing-masing.

Dengan demikian, kurir bisa lebih fokus menuju alamat tujuan tiap paket karena paket sudah dikelompokkan sesuai dengan alamat yang saling berdekatan.

6. Processed At Sorting Center

Setelah diterima di pusat sortir, maka kemudian yang terjadi pada paket adalah mengalami penyortiran. Bisa dikatakan bahwa proses ini merupakan proses lanjutan dari received at sorting center.

7. Received At Warehouse

Status ini mungkin adalah status yang menggembirakan, apalagi jika paket yang Anda tunggu berada di tengah puncak lonjakan pengiriman.

Dengan adanya status ini, maka paket sudah sampai di gudang kota dari alamat yang dituju.

Hal ini sesuai dengan arti received at warehouse dalam bahasa Indonesia yang berarti sudah sampai di gudang besar.

Setelah dari gudang, maka paket akan didistribusikan ke agen pusat yang berada di kota atau kabupaten tujuan.

8. Shipment Forwarded To Destination

Proses selanjutnya adalah paket akan dikirimkan dari agen pusat menuju agen kecamatan yang terdekat. Maka dari itulah ketika Anda mengirimkan paket harus disertakan dengan kecamatan.

9. Received at Inbound Station

Setelah sampai di agen tingkat kecamatan, maka kemudian akan didistribusikan kembali ke agen terdekat di kelurahan atau sub agen.

10. With Delivery Courier

Status terakhir yang menambah harap-harap cemas adalah status with delivery courier yang artinya paket sudah dibawa oleh kurir dan siap untuk diantarkan ke alamat tujuan.

Status Pengiriman yang Terkendala

Langkah Sebelum Menulis Format Alamat Paket

1. Closed Once Delivery Attempt

Kadangkala pengiriman memang bisa terkendala, salah satunya adalah ketika tidak ada orang yang bisa menerima paket di alamat tujuan.

Jika hal ini terjadi, maka pihak kurir akan membawa kembali barang tersebut untuk kemudian dikirimkan kembali esok hari.

2. Redelivery

Status ini adalah status lanjutan dari Closed Once Delivery Attempt. Jadi, paket yang sempat tertunda penerimaannya karena tidak ada pihak yang bisa menerima akan kembali dikirimkan ulang.

3. NTH Not At Home

Status ini muncul ketika kurir sudah sampai ke alamat tujuan, namun keadaan rumah sedang kosong atau tidak ada siapapun yang diberi mandat untuk menerima paket.

4. Box Undelivered

Pada pengiriman jenis box, ada satu status pengecekan pengiriman yang mungkin muncul yaitu box undelivered. Hal ini bisa terjadi karena banyak alasan.

Bisa jadi ketika status received at warehouse muncul, ternyata box mengalami kerusakan dan sebagainya, maka paket akan ditunda untuk dikirim.

5. Consignee Unknown

Salah satu kesalahan ketika menuliskan alamat paket adalah nama penerima yang tidak jelas. Bisa saja nama penerima yang asli berbeda dengan nama panggilannya, atau penerima tidak ada di lingkungan yang dimaksud. Bisa jadi karena pindah atau lain sebagainya.

6. Box Delay

Keterlambatan pengiriman paket box membuat status ini muncul. Sama seperti ketika box undelivered, ada banyak kendala yang memungkinkan terjadinya status ini.

7. Luar Batas Antar (LBA)

Sebelum paket bisa sampai atau muncul status received at warehouse, tentunya paket harus melalui beberapa tahap. Salah satunya adalah pengecekan jangkauan pengiriman.

Jika ternyata alamat tujuan tidak terjangkau pihak ekspedisi, maka paket tidak dapat dikirimkan.

8. HVS (High Value Shipment)

Dikatakan sebagai high value karena harga dari barang yang dikirimkan bisa berkali lipat dari ongkos kirim. Bahkan harga tersebut bisa mencapai 10 kali harga ongkos, sehingga biasanya pengirim akan menambahkan asuransi.

Status Dalam Resi Pengiriman

Status Dalam Resi Pengiriman

1. On Process

Terkadang ketika kurir tidak memperbarui status, on process merupakan masa tergemas yang menimbulkan perasaan was-was.

Sebab, paket sudah dalam proses pengiriman tetapi belum bergerak ke status selanjutnya dan hal ini bisa berlangsung beberapa hari.

2. Delivered

Status ini adalah yang paling membahagiakan selain status pengiriman received at warehouse, sebab artinya paket sudah sampai ke alamat tujuan.

3. Bad Address (BA)

Ketika alamat yang dituliskan ternyata keliru, maka paket tidak bisa sampai ke tujuan. Bisa saja karena salah eja, salah nomor rumah dan lain sebagainya.

4. Criss Cross (CC)

Salah satu kendala dalam pengiriman paket yang bisa saja terjadi adalah paket yang tertukar. Jika ini sampai terjadi, maka status CC akan muncul.

5. Misroute

Ketika akan menuju pengertian received at warehouse, paket bisa saja salah jalur pengiriman. Hal ini umumnya terjadi ketika adanya overload pengiriman sehingga paket keliru masuk armada.

6. Antar Ulang (AU)

Paket sebenarnya sudah dibawa oleh kurir dan dijadwalkan untuk sampai di hari tertentu. Tetapi pada kenyataannya kurir belum sempat mengirimkan, maka keesokan harinya paket akan diantarkan ulang.

Kesimpulan Received At Warehous

Pengetahuan tentang status semacam received at warehouse hingga delivered memang perlu dimiliki. Anda memang tidak harus memahami semua proses pengiriman.

Tetapi dengan mengerti beberapa istilah umum dan penting ini, kesalahpahaman dengan pihak kurir bisa diperkecil dan Anda akan lebih nyaman dalam menunggu barang datang.

sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *