sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

12 Produk Kerajinan Serat Hewan (Bahan Serat dan Contoh)

Kerajinan Serat Hewan

Kerajinan Serat Hewan – Serat hewan merupakan material alami yang digunakan sebagai bahan dasar produk tertentu.

Selain terkenal untuk dunia fashion, ada pula produk berupa kerajinan serat hewan. Hasil kerajinan ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi karena pengolahannya yang spesial sebelum diproduksi.

Produsen dari kerajinan berbahan serat hewan disebut dengan pengrajin. Produksi kerajinan serat hewan yang dihasilkan sangat variatif dengan model dan ukuran yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa contoh serat yang dijadikan produk kerajinan.

12 Kerajinan Serat Hewan

1. Bulu Domba

Kerajinan Serat Hewan Bulu Domba

Domba memiliki bulu dengan warna yang putih secara dominan, sisanya adalah coklat atau kehitaman. Teknik kerajinan serat hewan ini adalah mengubahnya menjadi benang wool terlebih dulu. Tak hanya untuk pakaian, beragam kerajinan tangan pun banyak memanfaatkan benang wool.

Benang wol mudah untuk dibentuk menjadi apa saja. Meskipun tebal, bulu sangat hangat untuk digunakan sebagai pakaian.

Meski begitu, harga benang wool kini sangat mahal untuk mendapatkan kualitas terbaik. Sebagian besar, domba untuk wool dijadikan jaket dan karpet.

2. Kulit Sapi

Kerajinan Serat Hewan Kulit Sapi

Penggunaan serat kulit sapi sudah ada sejak zaman dulu. Sapi merupakan hewan domestik yang dipelihara dan dikonsumsi.

Serat kulitnya sangat cocok untuk dibuat ke dalam bentuk kerajinan tangan hingga fashion karena mudah ditemukan, murah, dan mudah untuk diwarnai.

Kualitas serat sapi beragam tergantung dari mana sapi tersebut berasal. Sifat umum dari serat kulit sapi adalah tahan air, tahan lama, tidak mudah sobek, tebal, kuat, fleksibel, adem, dan nyaman dipakai.

Kerajinan serat hewan ini di antaranya adalah dompet, jaket, wayang, bedug, tas dan sarung tangan.

3. Bulu Berang-Berang

Kerajinan Serat Hewan Bulu Berang-Berang

Semua bulu berang-berang memiliki ketebalakan dan kerapatan yang sagat tinggi. Seratnya terdiri dari bulu yang panjang-panjang, bahkan di bagian bawah kulit serat terdapat bulu halus. Karakteristik inilah yang membuat bulu berang-berang sangat hangat.

Di kulit, bulu berang-berang sangat hangat dan juga lembut. Kerajinan tangan dari bulu berang-berang biasanya karpet atau hiasan dinding abstrak. Bulunya juga cocok untuk dijadikan selimut karena ringan dan tidak membuat tubuh menjadi gerah.

Baca Juga:

Pengertian Kerajinan Berbasis Media Campuran, Prinsip, Jenis & Karakteristiknya
30+ Kreasi Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung (Cara Pembuatannya)
11 Macam Kerajinan dari Serat Tumbuhan (Jenis Serat & Contoh Kerajinan)

4. Bulu Beruang

Kerajinan Serat Hewan Bulu Beruang

Beruang memiliki serat bulu yang sangat unik. Orang menggunakan beruang kutub dalam hal ini karena warnanya yang bukan putih, melainkan transparan.

Produk kerajinan serat hewan dari beruang akan memiliki perubahan warna yang mengikuti bias cahaya.

Bulu beruang tidak terlalu pendek, tidak pula terlalu panjang. Sifatnya sangat tebal karena fungsi aslinya adalah untuk melindungi kulit dari dinginnya area kutub.

Produk kerajinan yang dihasilkan oleh beruang diantaranya adalah jaket, outer, hingga pelengkap hiasan boots.

5. Kepompong Sutera

kerajinan serat hewan Kepompong Sutera

Limbah dari kepompong sutera masih bisa digunakan untuk berbagai produk kerajinan serat alam dari hewan. Ada banyak produk yang bisa dihasilkan seperti hiasan kemeja, vas bunga, kolase, hingga tempat pensil. Penjualan dari kerajinan juga sangat menguntungkan karena limbah didapat gratis.

Limbah kepompong atau kokon juga diolah dengan sangat mudah, tanpa pengawet apapun dan hanya perlu proses pengeringan yang memakan waktu seharian saja. Sifatnya sangat fleksibel, mudah dibersihkan dan jugamudah diwarnai dengan menggunakan pewarna tekstil.

6. Kulit Domba

Kerajinan Serat Hewan Kulit Domba

Kulit domba merupakan serat yang sangat populer karena bulunya tidak lagi menempel pada kulit. Serat akan mengalami proses tanning untuk menghasilkan warna yang indah. Dari semua jenis serat kulit, domba memiliki sifat yang halus dan paling ringan namun pori-porinya tidak terlihat.

Sayangnya, hasil kerajinan dari serat domba ini tak bisa diandalkan dari segi kehangatannya. Karena ringan, ketebalannya sangat rendah.

Namun produk seperti jaket atau cardigan dari serat domba bisa diandalkan untuk wind breaker. Jaket kulit domba sangat eksotis dengan harga yang terjangkau.

7. Bulu Rakun

kerajinan serat hewan bulu rakun

Rakun adalah hewan yang banyak ditemukan di Amerika. Seratnya sangat terkenal karena teksturnya yang sangat halus, rapat dan juga empuk. Kerajinan serat hewan dari rakun banyak digunakan untuk pembuatan collar dan bahan dasar tuxedo karena warnanya yang unik.

Rakun memiliki serat yang panjang dan tebal. Hasil kerajinan atau produk fashion dari rakun sangat hangat di kulit karena tebal.

Serat rakun juga memiliki ketahanan yang tinggi selama dijaga dengan baik. Warna serat rakun sangat beragam mulai dari hitam hingga abu-abu.

8. Serat Anjing Hutan

Kerajinan Serat Hewan Anjing Hutan

Anjing hutan atau cotyote banyak ditemukan di daerah Amerika Utara. Anjing ini hampir mirip dengan serigala, namun kualitas bulunya berbeda.

Karena populasinya yang banyak, kerajinan bulu dari anjing hutan dijual dengan harga yang murah. Warnanya beragam dari kuning hingga abu-abu.

Sifat dari bulu anjing hutan sangat ringan. Warnanya juga cantik sehingga menghasilkan produk yang sangat mewah.

Meskipun tak setebal serat lain, bulu anjing hitam memiliki ketahanan yang baik dan juga hangat. Biasanya, produk kerajinan serat hewan adalah topi, selimut atau jaket.

9. Bulu Rubah

kerajinan serat hewan Bulu Rubah

Kerajinan serat hewan dari bulu rubah sangat populer di belahan dunia karena harganya yang cukup fantastis. Pasalnya, rubah hanya tinggal di negara tertentu saja dan populasinya pun tak banyak. Bahkan produsen pun tak bisa membuatnya menjadi ternak khusus karena hewan ini cukup buas.

Serat rubah terkenal sagat halus, hangat, namun ringan. Bulunya memiliki tekstur yang berkilau dan juga ukurannya yang panjang.

Di antara semua serat, serat bulu rubah lah yang paling elegan. Kerajinan bulu rubah di antaranya adalah bando, collar, jaket dan syal.

10. Bulu Cerpelai

Kerajinan Serat Hewan Bulu Cerpelai

Cerpelai atau mink merupakan hewan pengerat yang seratnya sangat populer di berbagai negara. Sifatnya sangat enteng, tahan lama, menghasilkan produk yang elegan, dan cocok untuk pemakaian di kala formal. Bulu cerpelai dijual di seluruh dunia karena kehalusannya yang sangat baik.

Harga kerajinan dari bulu cerpelai akan tergantung dari produk yang dihasilkan. Contoh kerajinan serat hewan dari bahan ini adalah jaket atau coat dengan kualitas yang baik. Namun semakin tebal, maka harganya semakin mahal karea tak semua negara memproduksi cerpelai.

11. Bulu Serigala

Kerajinan Serat Hewan Bulu Serigala

Bulu serigala yang sering diambil manfaatnya adalah serigala dengan warna abu-abu. Kerajinan erat hewan ini dijadikan bahan utama untuk membuat fashion wanita seperti jaket atau syal. Bahannya yag tebal membuat serat ini terkenal dengan kualitas dan harganya yang mahal.

Hanya serigala yan berasal dari negara subtropis saja yang dimanfaatkan untuk kerajinan. Serigala dari negara tropis memiliki bulu yang tipis sehingga kualitasnya rendah. Setiap tahunnya, kerajinan dari bulu serigala diperjual belikan di berbagai negara seperti Cina dan Mongolia.

12. Bulu Kelinci

Kerajinan serat Hewan Bulu Kelinci

Bulu kelinci seringkali digunakan untuk kerajinan, terutama di dunia fashion. Sayangnya, sifat bulu kelinci tidaklah sebaik serat hewan lain.

Ketahanannya pendek dan mudah termakan oleh waktu. Namun keuntungannya adalah bulu kelinci mudah didapatkan dan bukan termasuk hewan langka.

Kelinci yang digunakan untuk diambil seratnya adalah kelinci yang berasal dari negara musim dingin. Jenis mereka memiliki bulu tebal untuk bertahan di musim dingin. Saat bulunya menjadi tebal, seratnya akan diambil. Serat kelinci dipakau untuk pakaian dan aksesoris seperti syal.

Kesimpulan Kerajinan Serat Hewan

Jangan heran apabila kerajinan serat hewan dibanderol dengan harga yang mahal. Semakin sulit mendapatkan seratnya, maka makin mahal pula harganya. Belum lagi hewan yang dimanfaatkan seratnya seringkali sangat langka dan pengolahannya pun cukup sulit.

sindunesia Sindunesia, pembelajar beragama dan berbudaya yang suka calistung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *