cabang olahraga lari

5 Ulasan Cabang Olahraga Lari (Pengertian dan Teknik)

Diposting pada

Cabang Olahraga Lari – Atletik adalah sebuah cabang olahraga yang kompetisinya diperhitungkan dalam berbagai kejuaraan dan olimpiade. Nama lainnya adalah olahraga lari.

Cabang olahraga lari sangat beragam dan dimodifikasi dari versi aslinya sejak ribuan tahun lalu.

Sejarahnya, atletik tidak hanya dari peradaban Yunani Kuno saja. Banyak area sejak dulu yang sudah mengenal olahraga ini seperti Amerika atau belahan benua Eropa.

Modifikasi cabang olahraga atletik lari yang terkenal adalah lari estafet dan lari gawang yang juga berlaku di seluruh dunia, berikut penjelasannya:

1. Cabang Olahraga Lari Jarak Pendek

Cabang olahraga Lari Jarak Pendek

Jenis olahraga lari yang sering dijadikan kompetisi dalam berbagai ajang lomba olahraga adalah lari jarak pendek. Tipe olahraga ini cukup ringan bagi pesertanya. Jarak yang digunakan untuk cabang ini adalah 100 meter, 200 meter dan 400 meter.

Cabang olahraga lari ini seringkali dipraktekkan di lapangan atau track. Pelari akan dituntut jntuk bisa berlari dengan kecepatan yang penuh.

Karena jaraknya sudah ditentukan, maka dalam cabang ini yang diukur adalah waktu yang dibutuhkan pelari untuk mencapai garis finish.

Ketika lomba lari jarak pendek diadakan, biasanya ada 4 babak. Babak tersebut terdiri dari babak pertama, babak kedua, semi final dan final.

Dalam pertandingan cabang olahraga lari jarak pendek, ada seorang wasit yang akan memimpin. Lari ini bisa diikuti oleh banyak orang dalam satu babak.

Teknik dan Pertandingan

  • Semua pelari harus berada di belakang garis start sebelum dimulai. Teknik start yang harus digunakan oleh pelari adalah dalam keadaan jongkok.
  • Wasit akan bersiap untuk memberikan aba-aba. Aba-aba pertama adalah “bersedia!” lalu pelari menaikkan tubuhnya. Aba-aba kedua adalah “siap!” lalu posisi tubuh condong dan naik. Yang terakhir adalah “ya!” untuk mulai berlari.
  • Teknik start sangat penting. Apabila salah melakukan, maka ia akan didiskualifikasi dari pertandingan.
  • Pelari yang mencapai garis finish terlebih dahulu, maka akan dikategorikan sebagai pemenang cabang olahraga lari sprint. Pemenang juga bisa diputuskan dengan melihat waktu tempuh pelari mencapai finish.
Baca juga:  Ukuran Lapangan Takraw: Pembagian dan Sejarah (Lengkap)

2. Cabang Olahraga Lari Jarak Menengah

Cabang Olahraga Lari Jarak Menengah

Cabang olahraga lari yang juga sering dijadikan kompetisi adalah lari jarak menengah. Olahraga ini mengharuskan pesertanya untuk menempuh jarak 800 m atau 1500 m. Kedua jarak memiliki jenis start yang berbeda dan harus diikuti oleh pelari tersebut.

Pelari juga tak bisa menggunakan teknik seperti yang dilakukan dalam jarak pendek. Karena tracknya yang cukup panjang untuk dikatakan lari cepat, maka mereka harus mengatur stamina dan kecepatannya. Kestabilan adalah kunci penting dalam cabang olahraga ini.

Mereka yang menggunakan jarak 800 m bisa mengerahkan semua tenaga dan kecepatan untuk mencapai finish. Berbeda dengan jarak 1500 m yang harus mengatur kestabilan langkah lari. Kecepatan yang tinggi di awal bisa menyebabkan kelelahan di tengah track.

Teknik dan Pertandingan

  • Pelari harus mengatur posisi start. Untuk jarak 800 m, pelari akan memulai dengan start jongkok. Sementara untuk jarak 1500 m, maka pelari memulai dengan start berdiri.
  • Tubuh pelari harus dalam kondisi yang rileks. Posisi tangan tidak boleh diayun terlalu tinggi.
  • Posisi badan pelari harus condong sekitar 15 derajat ke arah depan. Lutut tidak boleh diangkat terlalu tinggi.
  • Saat aba-aba “bersedia!” maka pelari melangkahkan kaki ke depan dan posisi badan tegak. Saat aba-aba, “siap!” maka pelari harus mencondongkan badan. Di aba-aba, “ya!” pelari mulai berlari.

Baca Juga:

Pengertian Permainan Bola Voli (Sejarah, Teknik dan Aturan)
4 Macam Tujuan Permainan Bola Basket (Lapangan, Fisik, Mental)
Info Lengkap Olahraga Bulu Tangkis (Aturan dan Teknik)

3. Cabang Olahraga Lari Jarak Jauh

cabang olahraga Lari Jarak Jauh

Kita mengenal lari jarak jauh sebagai lari maraton. Biasanya, cabang olahraga lari ini diadakan di jalan raya dan dilakukan beramai-ramai dalam event tertentu.

Baca juga:  Ukuran Lapangan Futsal Standar Nasional & Standar Internasional Lengkap

Sesuai dengan namanya, jarak lari ini sangat panjang. Paling pendek, lari maraton menggunakan jarak 5000 meter atau 10.000 meter.

Karena jaraknya yang sangat jauh, pelari memang dituntut untuk bisa mengatur nafas dan kecepatannya selama berlari.

Penentuan pemenang dalam perlombaan maraton adalah mereka yang tercepat dalam mencapai finish. Itu sebabnya, penyesuaian tenaga sangat penting dalam kompetisi ini.

Teknik dan Pertandingan

  • Semua perserta berdiri di belakang garis start. Cabang olahraga lari maraton lebih bebas dalam posisi startnya. Umumnya, pelari mengambil posisi berdiri tegak sebelum berlari.
  • Setelah aba-aba “ya!” atau tembakan, pelari bisa langsung berlari di track. Telapak kaki yang dijadikan tumpuan adalah bagian tengah.
  • Sebaiknya, pelari menggunakan teknik pernafasan yang beras dari mulut. Hal ini bertujuan untuk kestabilan nafas selama berlari. Nafas dihirup dengan pendek, namun tarikannya harus teratur dan berirama.
  • Pelari bebas untuk memelankan langkah di tengah track. Pelari yang sampai duluan di garis finish dinyatakan sebagai pemenang.

4. Cabang Olahraga Lari Estafet

Cabang Olahraga Lari EstafetCabang Olahraga Lari Estafet

Lari estafet adalah cabang olahraga lari yang unik. Pelari akan menyerahkan tongkat ke pelari selanjutnya alias estafet tongkat.

Dalam olahraga ini, pelari dibentuk ke dalam sebuah regu. Jumlah orang dalam satu regu bisa antara 2, 4 hingga 8 dan harus genap.

Masing-masing pelari akan berdiri di garis yang telah ditentukan. Pelari pertama akan menyerahkan ke pelari kedua, dan begitu seterusnya. Pelari terakhir akan membawa tongkat ke garis finish. Umumnya, jarak estafet adalah 4x100m atau 4x400m.

Teknik dan Pertandingan

  • Pelari dalam cabang olahraga lari estafet akan berdiri dengan jarak yang sama di titik yang berbeda.
  • Setelah berlari, maka pelari akan menyerahkan tongkat ke pelari selanjutnya dengan menggunakan teknik tertentu.
  • Teknik pertama adalah teknik visual. Penerima akan berlari kecil sambil melihat ke arah tongkat yang akan dia terima, lalu berlari.
  • Teknik kedua adalah teknik non visual. Penerima berlari kecil namun mata menghadap ke depan, tangannya bersiap menerima tongkat di belakang.
  • Teknik ketiga dan keempat adalah menerima tongkat dari atas atau bawah. Hal ini bergantung pada arah hadap tangan penerima tongkat.
  • Jika pemain menyerahkan menggunakan tangan kiri, maka tongkat harus diterima menggunakan tangan kiri pula.
Baca juga:  Pengertian Permainan Bola Voli (Sejarah, Teknik dan Aturan)

5. Cabang Olahraga Lari Gawang

Cabang Olahraga Lari Gawang

Lari gawang memiliki nama lain sebagai lari rintangan. Cabang olahraga lari ini membutuhkan rintangan atau gawang sepanjang track.

Nantinya, pelari harus melompati rintangan. Jarak lari untuk cabang ini beragam, yakni 100 meter dan 400 meter.

Masing-masing lintasan akan memiliki 10 rintangan dengan jarak berbeda. Jarak 1,13 m – 8,50 m – 10,5 m ke garis akhir digunakan untuk jarak 100 meter dan ada juga yang 1,14m – 35 m – 40 m ke garis akhir untuk jarak 400 meter.

Perlu diketahui untuk cabang olahraga lari gawang ini tidak ada perbedaan gender dalam penentuan jarak lari.

Teknik dan Pertandingan

  • Pelari bisa menggunakan start jongkok sebelum pertandingan dimulai. Posisi badan saat berlari agak condong 15 derajat ke depan.
  • Lari harus dalam keadaan stabil sehingga nantinya bisa melompati gawang tanpa harus mengerem terlebih dahulu. Tinggi gawang bervariasi mulai dari 84 cm – 106 cm.
  • Pelari yang mencapai garis finish terlebih dahulu merupakan pemenang dari kompetisi ini. Pelari bisa dinyatakan gugur manakala ia tidak berhasil melewati rintangan atau gawang.
  • Gawang atau rintangan yang digunakan harus menggunakan bahan metal.

Kesimpulan Cabang Olahraga Lari

Semua kategori dalam cabang olahraga lari di atas sangat populer di Indonesia. Atletik atau lari tak membutuhkan peralatan khusus, kecuali cabang estafet dan gawang.

Lari juga tidak membatasi usia, sehingga olahraga ini bisa diikuti dan dilakukan oleh siapa saja.

Gambar Gravatar
Sindunesia, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Sindunesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.